| Nama Buku | : Etika Layanan Publik di Era Digital: Panduan Moral bagi Frontliners Modern |
|---|---|
| Jumlah Halaman | : 155 Halaman |
| Panjang | : 15,5 cm |
| Lebar | : 23 cm |
| Bahasa | : Indonesia |
| Penulis | Abdullah |
Transformasi digital telah mengubah wajah layanan publik secara fundamental. Sistem elektronik, integrasi data, dan kecerdasan buatan menjanjikan efisiensi dan transparansi, tetapi sekaligus menghadirkan tantangan etis yang semakin kompleks. Buku ini mengajak pembaca menelusuri pertanyaan mendasar: bagaimana menjaga nilai kemanusiaan di tengah percepatan teknologi?
Melalui pendekatan reflektif dan kontekstual, buku ini membahas pergeseran dari kepatuhan prosedural menuju kesadaran etis, pentingnya internalisasi nilai dalam organisasi, penguatan budaya integritas digital, hingga peran sistem pelaporan dan pengawasan yang berkeadilan. Tidak berhenti pada tataran konsep, pembahasan diperluas pada masa depan layanan publik—regulasi adaptif, kolaborasi multipihak, serta posisi aparatur dan frontliners di era kecerdasan buatan.
Buku ini menegaskan bahwa teknologi hanyalah alat; manusialah penjaga makna pelayanan. Di tengah sistem otomatis dan algoritma, etika menjadi kompas yang memastikan pelayanan tetap adil, empatik, dan bermartabat. Sebuah refleksi penting bagi aparatur, pemimpin publik, dan siapa pun yang peduli pada masa depan tata kelola pemerintahan.
Hallo 👋
Ada pertanyaan seputar publikasi buku?